HOME
PROFILE
EVENT
ARTICLE
PARTNERS
GALLERY
CAREER

PPDB 2020/2021


DAFTAR UNIT :









Komentar Terbaru :


IP Address : 34.204.202.44
Pengunjung : 395.170


Newsflash :
BERDASARKAN KEPUTUSAN PENGURUS YAYASAN TARAKANITA NO : 123/BP.skpjj/YT/III/2020 :             |             1. PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PPJ) / DARING UNTUK PESERTA DIDIK DAN WORK FROM HOME PENUH (UNTUK WILAYAH JAKARTA, TANGERANG, YOGYAKARTA, SURABAYA, DAN JAWA TENGAH) MAUPUN SHIFTING ( UNTUK WILAYAH BENGKULU DAN LAHAT) UNTUK KARYAWAN, DIPERPANJANG SAMPAI DENGAN 3 APRIL 2020             |             2. TANGGAL 6 S.D 14 APRIL 2020 LIBUR PASKAH UNTUK SELURUH SISWA DAN KARYAWAN             |             3. TANGGAL 15 APRIL 2020 DIRENCANAKAN MASUK KERJA DAN SEKOLAH SEPERTI BIASA, DENGAN MELIHAT SITUASI DAN KONDISI, YANG AKAN DIPUTUSKAN PENGURUS YAYASAN TARAKANITA KEMUDIAN. TERIMA KASIH             |             * UNTUK SEMENTARA BERLAKU DI TARAKANITA WILAYAH JAKARTA & TANGERANG, UNTUK WILAYAH LAIN BERLAKU SHIFTING / KARYAWAN BERGANTIAN WORK FROM HOME.             |             SEHUBUNGAN DENGAN UPAYA PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 MAKA OPERASIONAL DI KANTOR PUSAT - KANTOR WILAYAH - SEKOLAH TARAKANITA, DITIADAKAN MULAI TANGGAL 20 MARET S/D 29 MARET 2020. SELANJUTNYA PROSES BELAJAR MENGAJAR DILAKUKAN JARAK JAUH DAN LAYANAN OPERASIONAL DENGAN WORK FROM HOME. TERIMA KASIH             |             PROFICIAT KEPADA SD TARAKANITA 3 JAKARTA ATAS PRESTASINYA MERAIH PIAGAM BINTANG SATU KEAMANAN PANGAN UNTUK KANTIN SEKOLAH DARI BADAN POM REPUBLIK INDONESIA             |             PROFICIAT KEPADA SD DAN SMP SINT CAROLOS BENGKULU ATAS PRESTASINYA MERAIH PIAGAM BINTANG SATU KEAMANAN PANGAN UNTUK KANTIN SEKOLAH DARI BADAN POM REPUBLIK INDONESIA             |             PROFICIAT ATAS TERSELENGGARANYA KONFERENSI NASIONAL GURU SMP, SMA, SMK PENGAMPU UJUAN NASIONAL YG DISELENGGARAKAN DI TDC 2 SURABAYA, 26-28 NOVEMBER 2019             |            

Berita Kegiatan :



REKOLEKSI Pendalaman Spiritualitas CB Tema: Merajut Asa Menebar Cinta-Nya

Kamis; 28 November 2019 [Yulius Paskalis Harmoko, TARAKANITA BENGKULU] - Berita Umum

Peringatan 90 tahun kehadiran Kongregasi CB dan Karya Pendidikan di Bengkulu menjadi kesempatan yang sangat baik untuk menggali dan menyegarkan kembali spiritualitas yang menjadi landasan pelayanan. Untuk itu, Yayasan Tarakanita wilayah Bengkulu mengadakan rekoleksi dengan tema “Merajut Asa Menebar CintaNya” pada hari Jumat, 15 November 2019. Kegiatan ini dilaksanakan di aula SD Sint Carolus Bengkulu diikuti oleh seluruh karyawan Yayasan Tarakanita wilayah Bengkulu. Pendamping kegiatan rekoleksi adalah Sr. Hetty Sriwidjajanti CB. Melalui kegiatan rekoleksi ini, kita diundang untuk merefleksikan kembali komitmen praktis kita untuk terlibat dan ambil bagian dalam karya pelayanan pendidikan. Dalam kesempatan ini kita belajar dari para perintis kita yaitu Bunda Pendiri dan juga para Suster Misionaris Pertama yang hadir di Bengkulu. Kita meyakini bahwa kharisma dan spiritualitas Bunda Elisabeth yang bersumber dari pengalamannya akan misteri salib menjadi sumber spiritualitas yang tidak akan pernah kering mampu menggerakkan para suster perintis rela meninggalkan segalanya, menempuh perjalanan penuh resiko melaksanakan perutusan, khususnya di tanah Bengkulu ini. Kita bersyukur bahwa kita boleh ikut ambil bagian dalam melanjutkan perjuangan para suster perintis dalam mewartakan kabar gembira keselamatan.

Kegiatan rekoleksi karyawan terbagi dalam 3 sesi. Sesi pertama, peserta diajak untuk kembali ke sumber yaitu mencecap dan mengingat kembali semangat dari Pendiri Kongregasi Suster-suster Cintakasih St. Carolus Borromeus: Elisabeth Gruyters. Bunda Elisabeth mewarisi semangat “Cinta Tanpa Syarat dan Berbelaskasih dari Yesus Kristus yang Tersalib”. Semangat inilah yang menjadi sumber Misi bagi Bunda Elisabeth dan Kongregasi hingga saat ini. Pada sesi kedua, peserta belajar dari para suster pendahulu khususnya para suster yang merintis karya di bumi Indonesia dan di Bengkulu. Kita belajar dari nilai-nilai warisan yang ditinggalkan yaitu ada kerelaan untuk meninggalkan negeri dan orang yang dicintai demi cinta yang lebih besar yaitu kepada Yesus yang Tersalib dalam diri saudara-saudara di tanah misi serta  dalam keterbatasan melayani orang miskin dan berkesesakan hidup. Pada sesi terkhir, peserta mendalami dan merefleksikan bagaimana spiritualitas dan misi itu dihidupi dalam hidup dan perutusan melalui kegiatan sharing di dalam kelompok. Peserta diajak untuk menemukan hambatan yang ada saat ini dalam pelayanan dan bagaimana menemukan solusi sesuai dengan semangat spiritualitas misi para misionaris.

“Semoga nama Tuhan semakin dimuliakan dan sesama diabdi dengan tulus iklhas.”







Komentar - komentar untuk berita ini :
Belum ada komentar pada berita ini..


Silahkan isi komentar pada form di bawah ini.
Nama :
Alamat Email :
Komentar :

Tuliskan Kode berikut :



Berita Lainnya :